AKS, perusahaan manajemen di balik NGT48, telah mengeluarkan pernyataan resmi untuk meminta maaf atas cara mereka menangani serangan Maho Yamaguchi. Selanjutnya mereka juga meminta maaf kepada Yamaguchi karena tidak menindaknya dengan baik selama masa sulit ini.

“Maho Yamaguchi mengatasi masalah ini sendiri dan mengungkapkan apa yang terjadi padanya karena buruknya respon kami pada dirinya dan para penggemarnya… Kami ingin membangun kembali kepercayaan dengan para personel dengan memberikan konseling, dan berbicara dengan Yamaguchi,” kata perusahaan itu.

AKS akan menyediakan sistem alarm untuk semua personel NGT48 dan area patroli di dekat tempat mereka tinggal untuk mencegah terjadinya serangan lagi. Selain permintaan maaf, AKS juga mengkonfirmasi bahwa seorang personel NGT48 telah memberi dua pria tersangka penyerangan ini informasi yang cukup untuk mengetahui di mana Yamaguchi tinggal dan kapan dia akan kembali ke rumah.

Menurut Yamaguchi, mereka memegang wajahnya, dan dia takut akan nyawanya, tetapi akhirnya mampu melarikan diri. Dalam pernyataan AKS, terungkap bahwa ada pria ke-3 yang juga terlibat dalam kejadian itu sebagai kaki tangan.

Tiga lelaki yang terlibat dalam insiden itu telah dilarang untuk mengikuti semua kegiatan NGT48. Namun, Identitas mereka belum dipublikasikan. Melihat kejadian ini, Netizens dengan cepat mengecam langkah itu, menuduh AKS sudah melakukan victim shaming dan berusaha menutupi kebenaran.

Load More Related Articles
Load More By AM

Leave a Reply