Tidak hanya sekali ataupun dua kali terjadi pertarungan antara penggemar yang menyukai musik dan artis asal Korea, dengan penggemar yang menyukai musik dan artis asal Jepang. Dari kedua kubu selalu mengungkapkan bahwa idola mereka lah yang terbaik.

Jika berpendapat tanpa mencoba mencintai keduanya, maka fakta yang sebenarnya tidak akan terungkap, dan semuanya hanya berakhir pada ego masing-masing kubu. Sebenarnya, grup K-POP dan grup J-POP itu memiliki perbedaan tujuan dan budaya yang tidak bisa saling dibanding-bandingkan hanya untuk mencari siapa yang paling terbaik. Sama hal-nya saat kamu menilai kecantikan dan ketampanan seseorang yang sifatnya relatif.

Grup KPOP, BTS

Grup K-POP yang dikemas dengan para personel yang memiliki postur tubuh tinggi, tampan dan cantik serta lebih banyak memamerkan imej seksi dan bakat seni yang sudat teruji, tentu tidak sulit untuk mencuri hari dan perhatian orang banyak di seluruh dunia. Sementara J-POP, pada dasarnya mereka mengemas grup-nya sesuai dengan keinginan pasar lokal, yang lebih cenderung menyukai sesuatu yang imut dan memikat hati, yang tidak terlalu menitik beratkan pada penampilan sang idola atau kemampuan yang harus menonjol.

Untuk kasus grup wanita, ini dibuktikan pada acara Produce 48, yang merupakan program kerjasama antara TV Korea, dan salah satu perusahaan idol terbesar di Jepang yang menggawangi grup populer AKB48 dan grup-grup saudara lainnya.

Saat sesi audisi, banyak orang korea yang dikejutkan dengan kemampuan dan aksi panggung yang berbeda dari para kontestan asal Jepang, yang dianggap memiliki budaya serta daya tarik yang berbeda. Hal ini pun diakui oleh para kontestan Jepang, dimana mereka hanya perlu bergaya imut untuk ‘memuaskan’ penggemar-penggemar lokalnya.

Untuk masalah kemasan visual, kalian tidak akan menemukan idola yang bertubuh sangat pendek di dalam grup K-POP, karena bagi mereka bertubuh tinggi adalah daya tarik super untuk memikat banyak fans, tapi tidak untuk J-POP, tinggi badan personel bukanlah masalah. Kalian akan menemukan beberapa grup yang memiliki personel dengan tubuh yang sangat pendek, baik itu grup perempuan maupun grup laki-laki.

AKB48
Baca juga

Namun, mereka mampu memiliki popularitas yang tidak kalah tinggi dari personel yang bertubuh lebih tinggi, bahkan bisa menjadi ACE dalam grupnya.  Untuk bagian wajah, kontur wajah orang Korea dan Jepang sangat berbeda, sehingga tidak ada syarat pasti yang dalam menilai seseorang berwajah lebih tampan ataupun Jelek. Karena cantik  atau tampan adalah penilaian subjektif masing-masing orang.

Bagi para Anti korea, banyak yang menduga bahwa semua orang korea melakukan operasi plastik  untuk dapat terlihat cantik, namun faktanya tidak semua idola melalukan itu, dan melakukan operasi plastik sudah bukan menjadi hal tabu di negeri gingseng ini. Jadi, bukan hanya karena perbedaan budaya, kalian dapat dengan mudah menilai buruk orang lain. Sementara, bagi yang anti Jepang, selalu menyangkut pautkan idola Jepang sebagai artis ‘film dewasa’, meski tidak semua idola terlibat dalam pembuatan film dewasa atau yang lebih populer disebut ‘JAV’. Di Jepang sendiri pun, JAV diproduksi secara eksklusif, sehingga tidak semua orang dapat menikmatinya secara bebas, terlepas dari banyaknya pencurian konten yang diunggah ulang dalam situs streaming gratis oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Oleh karena itu, kalian juga tidak dapat menyamakan sesuatu yang khusus menjadi sesuatu yang umum.

Grup KPOP, Twice

Dari segi musik, bagi orang yang benar-benar pecinta dan memahami musik, pasti akan sangat mengerti perbedaan gaya bermusik dari K-POP maupun J-POP. Setiap Negara memiliki ciri khasnya masing-masing, sama halnya Indonesia yang memiliki Dangdut dengan irama gendang dan seluring sebagai ciri khasnya. Mengikuti perkembangan jaman yang didominasi dengan musik dari barat, tidak heran jika K-POP dan J-POP juga mulai menyesuaikan musiknya dengan genre kuat yang mampu diterima secara global, seperti R&B, Hip Hop, Jazz, dan lain sebagainya. Mengambil arah panutan musik yang sama bukan berarti mereka saling tiru meniru. Setiap grup pasti berusaha untuk memberikan sesuatu yang baru untuk para penggemarnya masing-masing.

Dengan menyukai satu hal, maka kita tidak dapat menilai hal lain buruk hanya dengan melihatnya dari satu sudut pandang saja. Karena baik K-POP maupun J-POP, memiliki kharismanya masing-masing yang hanya dipahami oleh penggemar setianya.

Load More Related Articles
Load More By DS

Leave a Reply