Perbedaan pandangan pernikahan antara negara barat dan timur menjadi inpsirasi dari seorang Zhang Mo. Karya debutnya sebagai sutradara memiliki judul “Suddenly Seventeen”.

Setelah studi dan tinggal di luar negeri selama beberapa waktu, anak perempuan dari sutradara ternama Zhang Yimou ini kembali ke Tiongkok. Lama di Amerika Serikat, ia merasakan perbedaan kultur budaya yang berkebalikan.

Hidup ini penuh kemungkinan. Zhang Mo terkejut dengan fakta bahwa wanita berusia 26 tahun harusnya telah menikah dan membangun keluarga. “Wanita di negara barat, pada usia 28 tahun… Mereka masih merasa muda, mereka ingin mengejar karir, dan mencari jati diri. Ini berkebalikan dengan budaya masyarakat Tionghoa,” ucapnya, yang kini berusia 33 tahun dan telah menikah dengan warga Amerika.

Cerita “Suddenly Seventeen” diadaptasi dari novel online yang mendorong wanita-wanita muda untuk ‘mengeksplorasi lebih jauh’ sebelum memutuskan untuk berkeluarga, dan lainnya. Dalam film, Liang Xia (diperankan oleh Ni Ni) tidak bahagia dalam kehidupan cintanya. Ia memakan cokelat magis yang menghapus seluruh ingatannya, dan merubahnya dirinya kembali ke usia 17 tahun. Setiap 5 jam, Liang Xia melakukan perjalanan waktu dari umur 17-28 tahun, yang menimbulkan konflik dalam hidupnya.

Selain Ni Ni, film "Suddenly Seventeen" juga dibintangi oleh Wallace Huo, Ma Su, dan Darren Wang.
Selain Ni Ni, film “Suddenly Seventeen” juga dibintangi oleh Wallace Huo, Ma Su, dan Darren Wang.

Belajar dari Ahlinya

Menginjak usia 15 tahun, Zhang Mo pindah ke Amerika. Pada waktu itu, ia belajar seni arsitektur di sebuah universitas. Namun, ia tidak menyukainya. “Semua orang terkurung dalam sebuah kotak, mereka tidak ingin berbagi atau mencuri ide orang lain,” ingatnya. “Beda denganku, saya ingin berhubungan sebanyak mungkin dengan orang lain, mengekspresikan emosi secara terbuka. Jadi aku memutuskan bahwa dunia arsitektur bukan pilihan yang tepat.”

Kemudian Zhang Mo belajar bagaimana menjadi seorang filmmaker di NYU Tisch School of the Arts. Ia juga mendapat pelajaran berharga, ketika bekerja sebagai editor dalam 4 film ayahnya, termasuk “The Flowers of War” yang diperankan Christian Bale.

“Ini benar-benar suatu kehormatan dan keuntungan bagiku, karena proses editing adalah metode pembelajaran terbaik untuk menjadi seorang sutradara,” ucapnya. “Apapun yang ia (Zhang Yimou) rekam, saya melihat dan menggabungkannya menjadi satu kesatuan cerita. Melalui proses ini, saya belajar bagaimana memotong film, menceritakan cerita, dan bagaimana cara menembak film yang bagus.”

sutradara-tiongkok-zhang-yimou
Zhang Yimou

Jadi Anak Orang Terkenal, Tidak Melulu Untung

Zhang Yimou dikenal di dunia Internasional atas karya film berjudul “Red Sorghum” (rilis tahun 1980an). Film bahasa Inggris pertama garapannya “The Great Wall”, yang dibintangi Matt Damon, Andy Lau, Willem Dafoe, dan Pedro Pascal, akan dirilis tanggal 16 Desember mendatang.

Ada pro dan kontra menjadi anak orang terkenal, dalam kasus ini Zhang Mo. Memang beruntung dapat bekerjasama langsung dengan Zhang Yimou, namun keadaan ini dapat menjadi bumerang bagi dirinya.

zhang-mo-putri-zhang-yimou-debut-sutradara-2“Orang-orang akan berpikir bahwa Anda punya lebih banyak sumber daya, dan jalan pintas, tapi sebenarnya itu tidak benar. Sebaliknya, aspek keluarga yang begitu besar membayangi kehidupan Anda, Anda harus ekstra kreatif, dan bekerja keras untuk memperoleh pengakuan dari penonton.”

Meskipun menggunakan novel internet sebagai dasar debutnya, Zhang Mo mengungkapkan perfilman Tiongkok telah mencapai titik puncaknya, penonton mencari cerita yang segar dan terhubung dengan kehidupan sehari-hari, “Saya rasa konten original adalah kunci penting untuk masa depan pembuatan film Tiongkok. Mempromosikan cerita asli, bukan sesuatu (yang dibuat ulang), bukan juga novel internet,” ucapnya.

Dijadwalkan rilis besok (2/12) di Tiongkok, “Suddenly Seventeen” yang juga berjudul “28-year-old Minor” juga dirilis secara terbatas di beberapa bioskop di Amerika, Kanada, Inggris, Australia, dan New Zealand. Korea Selatan, Thailand, dan beberapa negara Asia menyusul bulan berikutnya.

Berikut Trailer Film “Suddenly Seventeen”

Load More Related Articles
Load More By DS

Leave a Reply