[FOCUS] Surat dan Pesan Terakhir Jonghyun SHINee Untuk Semua Orang Yang Ditinggalkan

Seakan menjadi hari penuh duka, dunia hiburan KPOP berkabung atas meninggalnya penyanyi bersuara merdu, Jonghyun SHINee. Tidak ada yang menyangka, ia akan meninggalkan semua orang yang mencintainya dengan begitu cepat. Tidak ada yang menyadari, ada kegelapan yang menyelimuti dirinya dibalik senyum ceria yang selalu ia tunjukan.

Baru-baru ini, teman dekat Jonghyun, Nine9 dari grup Dear Cloud telah merilis surat terakhir sebelum kematian Jonghyun. Pesan itu ditulis dan dititipkan oleh Jonghyun sebelum ia memutuskan untuk mengakhiri hidupnya, dan atas izin keluarga Jonghyun dan sesuai keinginan Jonghyun ia mengungkapkannya kepada publik.
“Aku menghadiri perpisahan terakhirku bersama Jonghyun. Aku bisa melihat senyumnya dari foto di kamar mayat, dan sepertinya Jonghyun masih akan menemuiku dan tersenyum padaku seakan itu adalah mimpi buruk. Untuk beberapa lama, Jonghyun menceritakan kisah-kisah gelapnya bersamaku. Dia sedang berjuang setiap hari,” pungkas Nine9.

[see_also number=3]

“Ketika aku curiga dengan kelabilan emosionalnya, aku memberi tahu keluarganya dan mencoba mengarahkannya ke jalan yang benar, namun pada akhirnya, ini hanya menunda hari-hari terakhirnya, dan tidak cukup untuk menghentikannya. Meski begitu, aku tidak dapat percaya bahwa dia tidak berada di dunia ini bersama kita lagi, dan ini sangat menyakitkan. Aku tidak yakin apakah aku harus memposting ini sesuai keinginannya atau tidak, sebenarnya aku masih merenungkan, tapi Jonghyun meminta bantuanku untuk melepaskan kata-kata terakhirnya jika dia meninggalkan dunia ini. Aku benar-benar berharap hari ini tidak akan datang…,” sambungnya penuh penyesalan.
“Setelah aku membahas hal ini dengan keluarganya, kami telah membuat keputusan untuk melepaskan surat wasiatnya ini. Pasti ada alasan mengapa dia meninggalkan ini bersamaku. Aku tahu bahwa ini akan memicu beberapa kontroversi, aku tahu bahwa dia telah memikirkannya saat dia menyampaikan pesan ini kepadaku, jadi aku harus mengabulkan permintaan terakhirnya. Oleh karena itu, aku membuat keputusan untuk melakukan apa yang dia minta untuk aku lakukan. Aku sangat berharap semua orang akhirnya tahu bahwa Jonghyun tidak sendiri, dan aku juga ingin mengucapkan terima kasih kepadanya dan bahwa dia telah melakukannya dengan sangat baik. Tolong beritahu dia bahwa dia berbuat baik, dan pekerjaan dilakukannya dengan baik, dan terimakasih telah menanggung rasa sakitnya sampai sekarang. Jonghyun yang tampan, aku sangat mencintaimu dan aku akan terus begitu mencintaimu. Tolong jangan terluka dan istirahatlah dengan tenang di sana,” lanjut Nine9 diakhir pernyataannya.

Nine9 pun menunjukan surat tulisan terakhir Jonghyun yang mengungkapkan alasannya memutuskan untuk mengakhiri hidupnya secepan ini. Dilansir dari Koreaboo, surat tersebut berbunyi:

Aku hancur dari dalam.
Depresi yang perlahan menggerogotiku akhirnya menelanku.
Dan aku tidak bisa mengalahkannya.
Aku membenci diriku sendiri. Aku meraih kenangan samar-samarku dan berteriak pada mereka meminta tolong namun aku tidak mendapat tanggapan.
Jika aku tidak bisa menahan diri untuk bernafas dengan baik, maka sebaiknya aku berhenti bernapas saja.
Aku bertanya pada diri sendiri siapa yang bertanggung jawab atas diriku.
Hanya aku
Aku benar-benar sendirian.
Sangat mudah berbicara untuk mengakhiri.
Tapi sulit untuk benar-benar mengakhirinya.
Aku hidup sampai sekarang karena kesulitan itu.
Kukatakan pada diriku sendiri bahwa aku ingin lari.
Ya, Aku ingin lari.
Dari diriku sendiri.
Darimu.
Aku bertanya siapa yang ada di sana. Itu aku. Itu aku lagi. Dan itu aku lagi.
Aku bertanya mengapa aku terus kehilangan ingataku. Itu karena kepribadianku. Aku melihat. Jadi semua itu salahku. Aku ingin orang memperhatikan tapi tidak ada yang melakukannya. Mereka bahkan belum pernah bertemu denganku jadi tentu saja mereka tidak tahu kalau aku ada.
Aku bertanya mengapa mereka hidup. Mereka hidup, karena mereka hidup.
Jika aku bertanya mengapa aku mati, aku akan menjawab karena aku lelah.
Aku telah menderita dan mencemaskan segalanya. Aku tidak pernah belajar bagaimana mengubah rasa sakit yang melelahkan ini menjadi kebahagiaan.
Rasa sakit tetaplah sakit
Mereka memakiku untuk tidak melakukan ini
Mengapa? Mengapa aku tidak bisa melakukan hal-hal seperti yang aku inginkan?
Mereka menyuruhku untuk mencari tahu mengapa aku sakit
Aku tahu betul. Aku sakit karena aku. Itu semua salahku dan semua karena aku banyak kekurangan.
Dokter, apakah ini yang ingin kamu dengar?
Tidak, aku tidak melakukan kesalahan apapun.
Ketika suara lembut menyalahkan kepribadianku, aku berpikir, ‘Sial, menjadi dokter itu mudah.’
Aneh sekali, rasanya sangat menyakitkan. Orang memiliki hidup lebih buruk dariku tetap hidup dengan baik, orang-orang yang lebih lemah dariku, berjalan dengan baik. Mungkin itu tidak benar. Tidak ada orang yang hidup lebih buruk dariku atau lebih lemah dariku.
Tapi aku harus tetap hidup.
Aku terus bertanya ratusan kali pada diri sendiri apa yang harus kulakukan, dan itu bukan untuk kebaikanku tapi Ini untuk kalian
Tolong jangan katakan sepatah kata pun jika kamu tidak mengerti
Cari tahu mengapa aku terluka? Aku akan mengatakan padamu kenapa. Apakah aku salah jika tersakiti karena hal itu, apakah aku perlu memiliki alasan yang lebih dramatis? Alasan yang lebih spesifik?
Sudah aku katakan. Apakah kalian mendengarkannya? Hal yang bisa kalian lakukan adalah tidak melukai hidupmu.
Berlindung pada dunia tidak pernah berarti untukku.
Kehidupan ketenaran tidak pernah berarti untukku.
Itu semua alasan mengapa aku sakit. Karena aku terkenal. Mengapa aku memilih ini? Ini sangat lucu.
Sungguh mengherankan aku bisa bertahan begitu lama.
Apa yang bisa kamu katakan. Katakan saja aku telah melakukannya dengan baik. Bahwa Itu cukup baik. Bahwa aku telah bekerja keras. Bahkan jika kalian tidak bisa tersenyum jangan menyalahkanku atas keputusan ini. Kalian melakukannya dengan baik, kalian telah bekerja keras. Selamat tinggal.
– Jonghyun SHINee

. 종현과 마지막 인사를 하고 왔어요. 웃고 있는 영정사진을 보고서도 저는 여전히 종현이가 제게 다가와 이 모든 게 꿈이었던 것처럼 웃어줄 것 같았습니다. 얼마 전부터 종현이는 제게 ì–´ë‘¡ê³  깊은 내면의 이야기들을 하곤 했어요. 매일같이 많이 힘들었던 것 같아요. 불안한 생각이 들어 가족들에게도 알리고 그의 마음을 잡도록 애썼는데 ê²°êµ­ì—” 시간만 지연시킬 뿐 ê·¸ 마지막을 막지 못했습니다. 아직도 이 세상에 그가 없다는 게 믿어지지 ì•Šê³  너무 괴롭습니다. 지금도 이 글을 올리는게 맞는 건지 겁도 나지만 종현이 본인이 세상에서 사라지면 이 글을 ê¼­ 직접 올려달라고 부탁을 했어요. 이런 날이 오지 않길 바랐는데… 가족과 상의 끝에, 그의 유언에 따라 유서를 올립니다. 분명 저에게 맡긴 이유가 있을 거라고 생각해요. 논란이 있을 거란 걱정도 하고 있습니다. 하지만 그마저도 예상하고 저에게 부탁을 했을 거란 생각에 제가 종현이를 위해 í•  수 있는 마지막 일을 해야겠다고 결정했습니다. 이제라도 종현이 혼자가 아니었다는 것을 알아주길 바라요. 그리고 수고했다고…정말 잘했다고… 잘 참아줘서 고맙다고 얘기해주세요… 아름다운 종현아 정말 많이 사랑해 앞으로도 많이 사랑할게. 그곳에서는 부디 아프지 ì•Šê³  평안하기를 바라. . . 유서 전문입니다. . . ë‚œ 속에서부터 고장났다. 천천히 ë‚  갉아먹던 우울은 ê²°êµ­ ë‚  집어삼켰고 ë‚œ 그걸 이길 수 없었다. 나는 ë‚  미워했다. 끊기는 기억을 붙들고 아무리 정신차리라고 소리쳐봐도 답은 없었다. 막히는 숨을 틔어줄 수 없다면 차라리 멈추는게 나아. ë‚  책임질 수 있는건 누구인지 물었다. 너뿐이야. ë‚œ 오롯이 혼자였다. 끝낸다는 말은 쉽다. 끝내기는 어렵다. ê·¸ 어려움에 여지껏 살았다. 도망치고 싶은거라 했다. 맞아. ë‚œ 도망치고 싶었어. 나에게서. 너에게서. 거기 누구냐고 물었다. 나라고 했다. 또 나라고 했다. 그리고 또 나라고했다. 왜 자꾸만 기억을 잃냐 했다. 성격 탓이란다. 그렇군요. ê²°êµ­ì—” 다 내탓이군요. 눈치채주길 바랬지만 아무도 몰랐다. ë‚  만난적 없으니 ë‚´ê°€ 있는지도 모르는게 당연해. 왜 사느냐 물었다. 그냥. 그냥. 다들 그냥 산단다. 왜 죽으냐 물으면 지쳤다 하겠다. 시달리고 고민했다. 지겨운 통증들을 환희로 바꾸는 법은 ë°°ìš´ 적도 없었다. 통증은 통증일 뿐이다. 그러지 말라고 ë‚  다그쳤다. 왜요? ë‚œ 왜 ë‚´ 마음대로 끝도 못맺게 í•´ìš”? 왜 아픈지를 찾으라 했다. 너무 잘 알고있다. ë‚œ 나 때문에 아프다. 전부 다 ë‚´ 탓이고 ë‚´ê°€ 못나서야. 선생님 이말이 듣고싶었나요? 아뇨. ë‚œ 잘못한게 없어요. 조근한 목소리로 내성격을 탓할때 의사 ì°¸ 쉽다 생각했다. 왜 이렇게까지 아픈지 신기한 노릇이다. 나보다 힘든 사람들도 잘만 살던데. 나보다 약한 사람들도 잘만 살던데. 아닌가보다. 살아있는 사람 중에 나보다 힘든 사람은 없고 나보다 약한 사람은 없다. 그래도 살으라고 했다. 왜 그래야하는지 수백번 물어봐도 날위해서는 아니다. 널위해서다. ë‚  위하고 싶었다. 제발 모르는 소리 좀 하지 말아요. 왜 힘든지를 찾으라니. 몇번이나 얘기해 줬잖아. 왜 ë‚´ê°€ 힘든지. 그걸로는 이만큼 힘들면 안돼는거야? 더 구체적인 드라마가 있어야 하는거야? 좀 더 사연이 있었으면 하는 거야? 이미 이야기했잖아. 혹시 흘려들은 ê±° 아니야? 이겨낼 수있는건 흉터로 남지 ì•Šì•„. 세상과 부딪히는 ê±´ ë‚´ 몫이 아니었나봐. 세상에 알려지는 ê±´ ë‚´ 삶이 아니었나봐. 다 그래서 힘든 거더라. 부딪혀서, 알려져서 힘들더라. 왜 그걸 택했을까. 웃긴 일이다. 지금껏 버티고 있었던게 용하지. 무슨 말을 더해. 그냥 수고했다고 해줘. 이만하면 잘했다고. 고생했다고 해줘. 웃지는 못하더라도 탓하며 보내진 말아줘. 수고했어. 정말 고생했어. 안녕.

A post shared by 9 (@run_withthewolf) on


Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *