Hara Diancam Mantan Akan Sebarkan Rekaman Video Dewasa

Pada tanggal 4 Oktober, outlet media ‘Dispatch’ mengungkapkan audio mengejutkan yang berisi bukti bahwa mantan pacar Hara, yang disebut sebagai ‘C’ oleh ‘Dispatch’, mengancam untuk mengunggah rekaman tentang hubungan seksualnya dengan Hara di web.

Menurut ‘Dispatch’, ‘C’ sendiri menghubungi outlet media ini dan mengklaim, “aku punya laporan tentang Goo Hara. Tolong telepon aku.” Ternyata, pada tanggal 13 September malam setelah pertengkaran Hara dan C, C menghubungi Dispatch sekitar pukul 01:00 KST dan mengirim “laporannya” tentang Hara. Sekitar pukul 2 pagi KST pada hari yang sama, ‘C’ mengirim pesan kepada Hara dengan cuplikan rekaman hubungan seksual mereka sebelumnya, dan mengancam, “aku akan mengirimkan ini ke ‘Dispatch’ dan aku akan mengakhiri karir selebritimu”.

Ketika Hara mengetahui bahwa ‘C’ memiliki rekaman video yang berisi konten seperti itu, dia mencari ‘C’ dan berlutut, memintanya untuk tidak menyebarkan rekaman itu secara online, dan melaporkannya kepada ‘Dispatch’. Media outlet menyatakan bahwa Hara yang berlutut tertangkap kamera CCTV.

[see_also number=3]

Setelah ‘C’ mengancam Hara dengan dua pesan berisi rekaman hubungan seksual mereka, Hara menghubungi mantan kepala agensinya, meminta bantuan. Kemudian, adik perempuan Hara ‘B’ juga menghubungi ‘C’ mengenai ancaman tersebut.

Percakapan mereka berbunyi di bawah ini:

C: “Ya, kenapa.”
B: Oppa, aku di kamar kecil.

C: Jadi apa yang kamu punya? Apa? Apa?
B: Tidak, hanya saja …

C: Ya, aku sedang dalam perjalanan ke kantor polisi sekarang.
B: Tidak, itu unnie yang ingin menyebutnya sebagai kekerasan dua pihak

C: Ya, aku bisa melakukan kekerasan dua pihak, dan sejujurnya itu tidak masalah bagiku, jadi aku tidak peduli. Aku sedang dalam perjalanan sekarang.
B: Tidak, tidak seperti itu, oppa, dengarkan aku.

C: aku mendengarkanmu.
B: Jika oppa mengklaim kekerasan dua pihak dan unnie mengklaim kekerasan dua pihak…

C: Ya, tidak masalah jika aku tidak mendapatkan apa-apa dari ini. Tidak apa-apa jika aku tidak mendapatkan apa pun dari ini, ya.
B: Oppa, foto-foto dan rekaman yang kamu punya

C: Ya, itu tidak masalah bagiku, B.
B: Apa?

C: Bagaimana dengan foto dan rekamannya?
B: kamu mengirim unnie rekaman.

C: Ya, jadi apa.
B: aku tidak menonton videonya tapi,

C: Ya, jadi apa.
B: Tapi itu bisa mengancam dan tuduhan seperti itu …

C: Ya? Tapi bagiku, kamu tahu, B, panggilan telepon ini juga mengancam. Apa? Apa yang ingin kamu katakan sebenarnya?
B: Tidak, hanya ini saja

C: Jadi aku mengancam? Jadi aku harus mengunggahnya? Aku bisa masuk dengan tuduhan ancaman.
B: Kamu seperti itu, apa itu yang kamu inginkan terjadi sekarang?

C: Tidak, lalu s*****, kenapa berbohong padaku. Kenapa kamu meneleponku?
B: Tidak kamu..

C: Tidak, lalu kenapa berbohong padaku. Tidak, tidak, tidak, kenapa?
B: Apa yang aku berbohong tentangmu?

C: Jadi kamu hanya ingin aku tidak melakukan apa-apa dan mengacaukannya?
B: Oppa! Apa yang aku bohongi padamu?

C: (Menutup telepon).

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *