Berdasarkan KOSDAQ, agensi hiburan Cube Entertainment dilaporkan mengalami defisit besar-besaran tahun ini setelah kerugian operasi yang cukup serius pada tahun 2016, karena kepergian grup andalan mereka BEAST, dan pengaruh THAAD.

Berdasarkan pengawas keuangan dari pelayanan Analisis Data, Retrieval dan Transfer System pada 4 Maret, Cube Entertainment telah mencatat kerugian sebanyak 5.7 milyar won (atau setara dengan 57 milyar rupiah) di tahun 2016. Di tahun 2015, perusahaan ini sempat mencatat keuntungan sebanyak 710 juta won (setara 7,1 milyar rupiah) yang mana membuat kerugian mereka secara keseluruhan di tahun 2016, mencapai 6.7 milyar won (setara 67 milyar rupiah).

Penjualan Cube yang mencapai 19,4 milyar won menurun 13.1 % di tahun 2016 jika dibandingkan dengan tahun-tahun mereka sebelumnya. Dengan tagihan pajak sebanyak 6 milyar won maka perusahaan mencatat kerugian bersih sebanyak 5.1 milyar won.

Berdasarkan pengamat bisnis, faktor terbesar kerugian Cube Entertainment ini karena keluarnya grup BEAST yang selama ini memegang 45% dari semua total penjualan mereka.

Pada tahun 2016, Cube Entertainment menghadapi keluarnya Jang Hyunseung dari BEAST dan pembubaran grup unggulan lain, 4minute. Pada tahun 2017, sisa member BEAST ikut meninggalkan perusahaannya untuk membuat label baru mereka sendiri.

“Karena kontrak artis di perusahaan kami telah berakhir, maka penjualan manajemen menurun. Perluasan bisnis dan peningkatan biaya lainnya, menyebabkan keuntungan kami berkurang dan justru menjadi kerugian,” pungkas salah seorang sumber dari Cube Entertainment.

Tidak hanya perusahaan utama mereka, afiliasi cube lainnya seperti Cube Entertainment Japan Co, Ltd dan Star Line Entertainment juga mengalami kerugian yang tidak terlalu berbeda. Selain itu, efek dari THAAD juga turut mempengaruhi Korea untuk mengejar pasar Tiongkok yang dialami semua penggeliat hiburan di Korea Selatan. Bahkan pengaruh THAAD juga dialami oleh perusahaan besar seperti YG dan SM, yang sama-sama sedang berjuang untuk tetap bisa bertahan, oleh karena itu banyak orang berasumsi, saham Cube tidak akan bisa kembali seperti semula lagi.

Meskipun Cube Entertainment telah mengumumkan mereka akan membentuk kembali BEAST dengan Jang Hyunseung dan beberapa anggota baru, namun karena masalah internal dirasa dapat menghambat pengembangan proyek tersebut. Debutnya grup baru PENTAGON tahun lalu, juga ternyata masih belum bisa membawa pendapatan stabil yang dibutuhkan perusahaan jika dibandingkan dengan grup mereka sebelumnya.

Sementara itu, kelima mantan personel BEAST, telah memutuskan untuk melepas nama grup mereka dan mulai beraktifitas dengan nama grup baru, HIGHLIGHT.

Load More Related Articles
Load More By AM

Leave a Reply