Sikap Tegas Yang Hyun Suk Terhadap ‘Saejagi’

Yang Hyun Suk sekali lagi menunjukan sikap tegasnya terhadap perbuatan ‘sajaegi’ (manipulasi angka penjualan album), mengungkapkan, “Karena sajaegi sekarang sedang diselidiki, saya berniat untuk melaporkannya lagi.” Dilansir dari Allkpop, setelah konser debut iKON selesai digelar pada 3 Oktober di Olympic Park, Seoul, Yang Hyun Suk bertemu dengan para reporter untuk menyarankan kepada penyelidik untuk menyelidiki kembali aktivitas saejagi. CEO dari YG Entertaiment itu, dengan JYP Entertaiment dan Star Empire Entertaiment, telah mengajukan permohonan penyelidikan pada tahun 2013 yang lalu, dia berkata, “Saat itu, penyeledikiannya dihentikan, tapi jika diperlukan, saya akan melaporkannya lagi kepihak penyidik. Saya secepat mungkin akan bertemu J. Y. Park untuk program SBS ‘K-Pop Star’, dan saya akan bertukar pikiran dengannya mengenai hal ini.” Yang Hyun Suk menjelaskan, “Saya berpikir itu bukan penyelidikan yang sulit. Seperti yang dikatakan J. Y. Park dan Lee Seung Hwan di TV, karena sajaegi sudah sangat berakar di industri permusikan, saya pikir kami bisa mencari tahu siapa saja pihak yang terlibat dalam sajaegi dengan menyelidiki catatan dan akun broker dan menganalisa tangga lagu.” Yang Hyun Suk juga membahasa bagaimana iKON terkena isu saejagi, dimana media menuduh mereka memanipulasi tangga lagu. Dia berkata, “Banyak lagu yang dirilis YG Entertaiment menempati peringkat pertama di tangga lagu termasuk lagu-lagu BIG BANG. Saya pikir orang-orang akan salah paham. Saya dengar seorang broker berkata, ‘YG juga melakukan saejagi kenapa kalian tidak?’ Dan saya tidak memikirkan itu sama sekali. Saya percaya ini menjadi kontroversi karena media tertarik dengan kami.” Yang Hyun Suk menyimpulkan, “Banyak orang yang mendapatkan dampak negatif dari saejagi tapi biasanya agensi kecil yang keberadaanya masih jarang orang ketahui yang melaukan manipulasi. Itu satu-satunya kesempatan mereka untuk dikenal dan muncul di acara TV. Karena orang-orang memberikan perhatian kepada agensi yang besar dan kami memiliki fandom yang besar, tidak ada gunanya kami menggunakan saejagi. Semua agensi harus menyadari kalau saejagi itu sebuah kejahatan. Sangat memalukan jika mereka melakukan itu karena orang lain juga melakukannya.” (EV)

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *