Oppo baru saja mendaratkan ponsel premium terbarunya, R17 Pro, di Indonesia. Ponsel ini memiliki keunggulan di tiga kamera, dimana kamera ketiganya menggunakan sensor Time of Flight (TOF) 3D.

Namun sayangnya, sensor ini masih belum bisa dipakai pengguna lantaran software yang digunakan masih belum diaktifkan. Padahal ponsel ini menjadi ponsel pertama Oppo yang mengguakan tiga kamera.

“TOF 3D itu untuk sementara kita belum aktifkan, karena saya merasa teknologi yang terlalu jauh tetapi sudah kita perkenalkan duluan,” kata Aryo Meidianto, Public Relation Manager Oppo Indonesia.

Lebih lanjut, Aryo mengatakan bahwa sensor ini masih belum banyak dimanfaatkan oleh konsumen. Jadi ia merasa jika teknologi ini diaktifkan akan sia-sia jika tidak ada yang menggunakan.

“Sebenarnya pada saat awal kita terima fungsi kameranya sudah berjalan, namun keputusan developer untuk belum mengeluarkannya saat ini karena fungsinya belum terlalu digunakan dan teknologinya masih belum sempurna,” tambahnya.

Namun untuk kedepannya, ia berjanji akan terus ada pembaruan di perangkat lunak pada ponsel ini. Sementara ini fungsi kamera ketiga hanya untuk membantu melihat kondisi cahaya ketika pengambilan foto.

“Seiring perkembangan waktu kita akan update, sementara ini fungsinya untuk membantu melihat kondisi cahaya ketika pengambilan foto, nanti akan ada software update kalo misalkan kita siap itu,” ujarnya.

R17 Pro sendiri menjadi seri R terbaru setelah dua tahun vakum. Ponsel ini hadir dengan tiga kamera di belakang. Kamera utama menggunakan sensor 12 MP dengan dual aperture f/1.5 dan f/2.4, kamera kedua 20 MP dengan aperture f.2.6 dan kamera ketiga dibekali dengan kemampuan Time of Flight (TOF). Oppo melepas R17 Pro ke pasar dengan harga Rp 10 juta. (*)

www.sindonews.com

Loading...

Load More Related Articles
Load More By Editor Basyir

Leave a Reply