Penyanyi Taiwan Vivian Hsu menulis surat di laman Facebook-nya kemarin (5/1). Surat itu berisi apa yang dirasakannya setelah ditinggal pergi sang ayah tepat di hari pertama tahun baru.

Vivian segera pulang ke Taiwan saat sedang berlibur di Jepang saat mendengar kondisi ayahnya kritis. Sayangnya, tanggal 1 Januari, pria 64 tahun itu meninggal dunia.

Meski 4 hari sudah berlalu, Vivian belum percaya bahwa ayahnya telah tiada. Namun, dia tahu bahwa kini ayahnya tidak lagi menderita, dan meyakinkan bahwa dirinya akan hidup bahagia seperti yang diinginkan ayahnya.

“Ayah telah keluar dari rumah sakit, dan tidak lagi mengalami sakit. Ayah tidak harus minum obat setiap hari atau melakukan operasi liver. Ayahku yang ceria memilih pergi setelah kembang api diluncurkan, mengijinkan kami menikmati tahun baru terlebih dulu,” tulisnya.

Putra Vivian, Dalton (kanan)

Manajernya mengatakan bahwa Vivian menghentikan seluruh aktivitas untuk sementara waktu. Wanita 42 tahun itu akan menemani anggota keluarga yang datang berkunjung di rumah duka. Dan karena bukan selebriti, Vivian tidak menggelar pemakaman publik untuk ayahnya.

Kekebalan tubuh ayah Vivian semakin melemah sejak melakukan operasi liver di tahun 2009. Detak jantungnya bahkan berhenti 4 kali selama enam hari selama di rumah sakit sebelum kematiannya.

Load More Related Articles
Load More By DS

Leave a Reply