Vendor smartphone asal China, Vivo kembali menelurkan inovasi di lini flagship Vivo Nex. Setelah merilis Vivo Nex dengan mekanisme kamera pop up, kini Vivo meluncurkan Vivo Nex Dual Display Edition.

Sesuai namanya, ponsel ini mengadopsi dua layar sekaligus di bagian muka dan punggung. Dual-Display digunakan untuk mengeliminasi “notch” atau poni untuk menempatkan kamera depan.

“Menggabungkan desain dual-display futuristik dan teknologi terbaru, NEX Dual Display Edition menunjukkan komitmen akan eksplorasi yang tiada henti dari Vivo dalam mengejar inovasi luar biasa bagi konsumen,” ungkap Spark Ni, Senior Vice President Vivo Global dalam keterangan persnya.

Dengan dua layar di muka dan punggung ini, pengguna bisa mengambil foto selfie menggunakan kamera belakang. Masing-masing layar Vivo Nex Level berbentang 6.4 inci untuk bagian depan dan 5,5 inci untuk layar belakang. Keduanya mengadopsi panel OLED dengan resolusi lebih dari 1080 piksel.

Ponsel ini dilengkapi teknologi triple camera berkonfigurasi 12 megapiksel untuk kamera utama dengan aperture (bukaan) f/1.8, kamera sekunder 2 megapipksel depth sensor, dan lensa Time of Flight (TOF) yang digunakan untuk memindai objek tiga dimensi, termasuk wajah.

Khusus untuk lensa TOF, selain untuk memindai objek 3D, lensa ini juga berfungsi untuk membuat konten augmented reality kedepannya. Pemindaian wajah juga bertujuan sebagai sistem kemanan face unlock serta membuat render wajah 3D.

Fitur kamera dilengkapi beberapa mode, seperti Mirror Mode dan Post Director. Mirror Mode memungkinkan pengguna melihat diri mereka sendiri di layar belakang ketika mengambil foto atau video.

Sementara Post Director, bisa menampilkan gambar atau video yang ditampilkan di layar belakang sebagai referensi gaya.

Ada pula beberapa mode kamera lain yang didukung teknologi kecerdasan buatan (AI), seperti AI Filter dan AI Portrait Framing. Modul kamera dikelilingi oleh sensor cahaya yang disebut Vivo sebagai “Lunar Ring”.

9to5Google Kamera Vivo Nex Dual Display Edition yang mengusung teknologi triple-camera yang digunakan untuk mengambil gambar utama dan selfie. Bentuknya mirip “ring light” atau penerangan yang sering digunakan parabeauty vlogger untuk membuat video atau foto. Lunar Ring pun memiliki fungsi yang sama, yakni memberikan komposisi pencahayaan yang tepat untuk wajah pengguna.

Sebagian sisi atas Lunar Ring terdiri dari 16 hardware lampu LED, sementara sebagian lainnya terdiri dari piksel yang dipendarkan dari layar OLED. Menilik bagian hardware, Vivo Nex Level ditenagai Snapdragn 845 yang dipadu dengan RAM 10 GB denga memori internal 128 GB.

Ponsel ini sudah dijalankan dengan sistem operasi Android terbari 9.0 Pie yang dilapisi antarmuka Vivo Funtouch OS 4.5. Ponsel ini juga masih menyematkan headphone jack yang terintegrasi 32-bit Hi-Fi DAC (digital-to-analogue converter). Sebagai informasi, inovasi dual-display seperti yang diusung Vivo bukanlah yang pertama.

Vivo Nex Dual Display Edition mulai dijual di China 29 Desember mendatang dengan harga 4.999 yuan atau sekitar Rp 10,5 juta. Beberapa negara seperti Hong Kong, Taiwan, dan Singapura akan kebagian dalam beberapa bulan mendatang. Belum ada informasi apakah ponsel ini akan resmi hadir di Indonesia.

Sumber: kompas.com

Load More Related Articles
Load More By Editor Basyir

Leave a Reply